Jaga Ketahanan Pangan Indonesia, RI Punya Pusat Penelitian Pertanian Terbesar : Okezone Economy

Berita78 Dilihat

KLATEN – Indonesia memiliki pusat penelitian dan pengembangan pertanian yang terbesar ke dua di Asia Tenggara.

Pusat penelitian ini didirikan oleh perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan dan pertanian, yakni Bayer Indonesia.

Kemudian pusat penelitian tersebut diberi nama Bayer Juara (Juwiring Agricultural Research and Academy) yang berlokasi di Desa Juwiring, Klaten, Jawa Tengah.

“Perjalanan 66 tahun Bayer di Indonesia merupakan bukti keyakinan kami terhadap negara ini. Bukan sekadar pusat R&D, tetapi manifestasi dari niatan kami untuk bersinergi dengan potensi pertanian Indonesia yang kaya. Bersama-sama pemerintah, mitra industri dan para petani, kami optimistis mampu berkiprah mendorong Indonesia ke panggung pertanian dunia,” ujar Presiden Direktur Bayer Indonesia, Kinshuk Kunwar saat ditemui di Desa Juwiring, Selasa (15/8/2023).

Pusat penelitian ini memiliki 8,9 hektare yang dirancang untuk menjadi wadah berbagai kegiatan pertanian.

Sementara Head of Field Solutions Bayer Regional Asia Pacific, Srinath Bala menyebut kombinasi teknologi dengan sumber daya pertanian yang kaya mampu menghadirkan industri pertanian yang inovatif dan berkelanjutan.

“Bayer memastikan bahwa setiap petani di Indonesia memiliki akses kepada solusi inovatif untuk masa depan yang berkelanjutan dan produktif,” jelasnya.

Bayer Juara menargetkan dapat menjalankan hingga 200 uji coba teknologi pertanian per tahun.

“Area ini mencakup lahan penelitian seluas 7 hektare, laboratorium, gedung kantor yang menggunakan panel surya, area khusus untuk beribadah, fasilitas penyimpanan bahan pengujian, rumah kaca, hingga lapangan kolaborasi seluas 1 hektare,” kata Bayer Head of Field Solutions South East Asia & Pakistan, Kukuh Ambar Waluyo.

Dia pun kembali menekankan bahwa hal ini merupakan bentuk dukungan untuk menjaga ketahanan pangan dan petani di Indonesia.

Baca Juga  Saham Sektor Teknologi dan Perbankan Jadi Penentu IHSG Hari Ini : Okezone Economy

Diketahui Bayer global mengeluarkan dana EUR6,2 miliar atau Rp106 triliun. Perusahaan tercatat kini telah memiliki 16.200 penelitian dan pengembangan.

Kemudian Bayer telah mengeluarkan belanja modal untuk beberapa kegiatan pertanian dari September 2022 hingga Juli 2023 sebesar Rp19 miliar.

“Nanti masih ada biaya-biaya yang dikeluarkan di tahap-tahap selanjutnya,” pungkasnya.

Baca Juga: 7 Keunggulan Mobil Innova Reborn, Wajib Tahu Sebelum Beli!


Follow Berita Okezone di Google News


Terakhir, Kukuh berharap kegiatan yang dilakukan pihaknya dapat membantu menjaga ketahanan pangan dan petani di Indonesia.

Turut hadir Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Musdhalifah Machmud yang mengaku sangat mendukung kegiatan Bayer Indonesia tersebut.

“Kemajuan negara kita sangat bergantung pada pilar inovasi dan adaptabilitas. Dengan merangkul kemajuan teknologi di bidang pertanian, kita tidak hanya mengamankan sumber pangan, tetapi juga membentuk masa depan Indonesia yang lebih makmur. Adaptasi teknologi pertanian modern tidak terelakkan,” katanya.

Dia berharap Bayer Juara menjadi pemicu kehadiran berbagai inovasi di bidang pertanian guna memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri maupun orientasi ekspor.

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *