Jual Pertalite Rp12.000 Liter, Ahok Soroti Bisnis Pertamini : Okezone Economy

JAKARTA – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyebut keberadaan Pertamini. Pasalnya Pertamini menjual harga BBM lebih mahal dari SPBU Pertamina secara terang-terangan.

Diketahui BBM yang dijual Pertamini merupakan subsidi seperti Pertalite. Pertalite sendiri memasang harga Rp10.000 per liter, sedangkan Pertamini dijual Rp12.000 per liter.

“Masalah sekarang, orang beli bensin Pertalite karena subsidi, solar subsidi di SPBU bawa ke kampung, jadi Pertamini enggak ditutup-tutup,” kata Ahok.

Selain itu Ahok juga menegaskan bahwa penyaluran subsidi BBM harus tepat sasaran. Ahok menyoroti distrubusi BBM jenis Pertalite sebab dijual dengan harga lebih tinggi oleh pedagang bensin eceran.

“Pertamini jual lebih mahal. Rakyat beli mahal dengan kualitas yang rendah,” kata Ahok.

Baca Juga: 7 Keunggulan Mobil Innova Reborn, Wajib Tahu Sebelum Beli!


Follow Berita Okezone di Google News


Adapun BBM jenis Pertalite yang semestinya dijual di pedesaan. Hal ini dikarenakan peredaran kendaraan yang jumlahnya lebih sedikit.

Maka dari itu diharapkan distribusi yang tepat supaya dapat mengurangi emisi dampak dari BBM berkualitas rendah. Dengan cara hanya menjual Pertamax di perkotaan.

“Kan daerah kan udara lebih bersih, lebih gampang, jumlahnya (kendaraan) enggak padat, jadi di kota enggak ada (Pertalite). Saya juga tinggal di desa, atau di kelurahan ini kan enggak mungkin kita tinggal di kabupaten, enggak ada di dalam kelurahan, ya sudah pindahkan ke daerah sehingga subsidi tepat sasaran. Kalau itu tepat sasaran, daya beli masyarakat naik,” kata Ahok.

Baca Selengkapnya: Ahok Sentil Pertamini: Jual Harga BBM Mahal ke Rakyat tapi Tak Ditutup-Tutup

Baca Juga  Rewrite the Stars Korean Viral Video Twitter

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *