Kisah Sepak Bola Pelatih Persija Thomas Doll, Gagal Tampil di PD 1994 Sampai Dicemooh Seisi Stadion

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll sudah tak asing di kancah sepak bola Indonesia.

Sebelum menjadi pelatih, Thomas Doll telah berkarier sebagai pemain sepak bola dunia.

Thomas Doll sempat membela Timnas Jerman setidaknya dalam tujuh tahun, pada kurun waktu 1986-1993.

Namun, di balik cerita manisnya itu, rupanya ada beberapa kejadian pahit yang harus dilewati oleh pria kelahiran Malchin tersebut.

Thomas Doll muda sempat merasakan titik ketika dia direndahkan dalam suatu pertandingan penting.

“Saat berusia 19 tahun, saya kembali ke klub lama saya. Tetapi ketika di stadion semua menyoraki saya, semua meneriakkan kata-kata yang tidak baik,” kata Thomas Doll dalam wawancara bersama Persija Jakarta.

“Karena saya berasal dari kota yang 17 km jaraknya dari Rostock, seisi stadion meneriaki saya. Tetapi saya berhasil bermain baik, bahkan saya bisa mencetak gol kedua di laga tersebut,” ujar Thomas Doll.

Baca juga: Link Live Streaming Persija vs Bali United: Thomas Doll Perkuat Pertahanan, Serangan, dan Bola Mati

Menurut Thomas Doll, bermain dengan baik lah satu-satunya jawaban untuk membungkam orang-orang yang meragukannya.

“Setelah itu tidak ada yang meneriaki saya lagi, karena pada saat itu semua penonton terdiam dan itu lah jawaban saya,” ucap Thomas.

Meski demikian, Thomas Doll tetap mengakui bahwa pasti ada suatu fase dimana seorang pemain berada di titik terbawah, tak lain dirinya sendiri.

“Saya juga bisa bermain jelek dan tidak sesuai karakter saya, jadi memang ini pelajaran penting bagi saya. Sisanya, banyak lagi tentunya, mau itu yang baik atau buruk, hingga momen saat cedera,” jelas Thomas Doll.

Baca juga: Singgung Dukungan Jakmania, Thomas Doll Ingin Persija Tampil All Out di Big Match Lawan Bali United

Baca Juga  Heru Budi Berharap Warga Terhibur dengan Pertunjukan Jakarnaval dari Monas Hingga Bundaran HI

Thomas Doll pun sempat mengalami hal yang sangat ditakuti oleh para pesepak bola, yaitu cedera.

Mantan pelatih Borussia Dortmund itu mengaku pernah gagal tampil di Piala Dunia Amerika Serikat (PD AS) 1994.

“Saat itu dua bulan jelang Piala Dunia saya harus menderita cedera di belakang kaki saya, saya harus menepi 5 bulan,” terang Thomas Doll.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *